Seni Untuk Komunikasi

Seni Untuk Komunikasi

            Karya seni merupakan sebuah ekspresi seseorang yang diungkapkan melalui sebuah media. Karya seni di bedakan menjadi seni untuk komunikasi dan seni untuk seni. Seni untuk komunikasi adalah seni yang dibuat untuk mengungkapkan perasaan dan fantasi seorang seniman, sedangkan seni untuk seni adalah suatu konsep seni untuk membuat sebuah karya seni yang hanya bertujuan sebagai seni atau keindahan semata.

Seni lukis merupakan salah satu induk dari seni rupa. Secara historis, seni lukis sangat terkait dengan gambar. Semua kebudayaan di dunia mengenal seni lukis. Ini disebabkan karena lukisan atau gambar sangat mudah dibuat. Sebuah lukisan atau gambar bisa dibuat hanya dengan menggunakan materi yang sederhana seperti arang, kapur, atau bahan lainnya. Kemudahan ini memungkinkan gambar (dan selanjutnya lukisan) untuk berkembang lebih cepat daripada cabang seni rupa lain seperti seni patung dan seni keramik.
Peninggalan-peninggalan prasejarah memperlihatkan bahwa sejak ribuan tahun yang lalu nenek moyang manusia telah mulai membuat gambar pada dinding-dinding gua untuk mencitrakan bagian-bagian penting dari kehidupan mereka. Seni lukis gua prasejarah khususnya yang berkaitan dengan kegiatan perburuan ditemukan di Indonesia ( Sulawesi Selatan ) dan beberapa wilayah di dunia. Seniman masyarakat prasejarah lebih banyak membawakan gaya dan pribadi masyarakat. Norma-norma dan selera masyarakat lebih banyak menjejakkan pengaruh-pengaruhnya terhadap dirinya karena masyarakat pra modern mendukung kebudayaan dan melaksanakan sistem norma  secara masih bulat.
Sejak lama manusia telah berusaha mengungkapkan perasaannya tentang keindahan. Muncul perasaan itu karena kagum pada keindahan dan kedahsyatan alam. Oleh karena itu, hasil kesenian tidak hanya merupakan ungkapan keindahan semata, tetapi juga mencerminkan pengalaman keseharian dan nilai-nilai magis religius. Kegiatan masyarakat yang religius pada masa prasejarah berhubungan dengan kepercayaan adanya kekuatan lain yang mengatur kehidupannya dan adanya persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupannya mendorong manusia untuk melakukan kegiatan bersifat religius. Persoalan tersebut menyangkut kesulitan yang dialami dalam kehidupannya yang salah satunya yaitu berkurangnya sumber bahan makanan.
Lukisan dinding gua yang berupa cap tangan di atas merupakan salah satu seni untuk komunikasi pada masa prasejarah yang berkaitan dengan religi. Menurut beberapa arkeolog, lukisan cap tangan tersebut menandakan dukacita atau berkabung atas meninggalnya anggota keluarga. Hal seperti ini biasa dilakukan oleh kaum wanita yang kehilangan anggota keluarganya yang telah meninggal dunia.

0 Response to "Seni Untuk Komunikasi"

Poskan Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme